Sabtu, 30 Juni 2007

Berkat ACC, Ternyata Mobil Sudah Menjamur di Seluruh Lapisan Masyarakat

Tidak terasa telah 25 tahun ACC melayani masyarakat Indonesia dalam bidang pembiayaan kendaraan bermotor. Tentunya keberhasilan ini didukung oleh adanya 2 faktor, yaitu : faktor internal dan faktor eksternal. Karena ACC lebih lama eksis dibandingkan perusahaan leasing yang lain dan hanya berkonsentrasi pada 1 bisnis saja, yaitu pengadaan dana kendaraan bermotor maka kenyataan itulah yang membuat ACC lebih berpengalaman dan dikenal oleh banyak orang yang membutuhkan kredit mobil. Selain itu, tentunya kerja keras masing-masing tim dalam membangun brand image dan brand personality yang kuat di benak konsumen, telah membuat ACC dipercaya oleh masyarakat sebagai perusahaan leasing dengan proses yang cepat dan mudah. Hal ini membuat masyarakat puas sehingga selalu merekomendasikan ACC kepada kerabat, teman, maupun orang lain yang ingin memiliki mobil dengan cara kredit. Kepercayaan masyarakat inilah yang memberikan nilai positif bagi ACC karena secara tidak langsung mereka telah ikut mensosialisasikan layanan ACC kepada khalayak luas.
Memasuki era globalisasi membuat persaingan dalam bisnis semakin ketat. Tetapi, hal itu tidak berlaku bagi para produsen mobil yang selalu bersaing untuk dapat terus-menerus memproduksi mobil-mobil baru yang sangat sportif bahkan elegan. Kenyataan itulah yang semakin membuat harga mobil di pasaran semakin murah sehingga dapat dijangkau oleh golongan masyarakat menengah.
Apalagi ditunjang oleh tuntutan kebutuhan yang semakin komplek yang membuat sebagian besar masyarakat membutuhkan mobil karena menurut mereka mobil dinilai lebih nyaman saat dikendarai. Misalkan saja seorang konsumen yang memiliki anak/bahkan keluarga besar, tentunya sepeda motor/kendaraan umum, seperti : taxi, bus tidak mampu memfasilitasi kebutuhan mereka yang semakin bertambah dari hari ke hari. Karena itulah mereka memerlukan mobil, dengan ukurannya yang lapang tentu dapat menampung seluruh anggota keluarga dengan aman dan nyaman. Bahkan mobil lebih efisien dan praktis dari pada kendaraan umum karena kita bisa setiap saat berkendara tanpa harus menunggu lama di terminal, atau mungkin antri karena banyaknya orang yang naik kendaraan tertentu. Tentunya tidak itu saja alasan seseorang memiliki mobil.
Kecenderungan sebagian masyarakat yang ingin menaikkan nilai sosial di lingkungan kerja maupun di lingkungan masyarakat mendorong seseorang memiliki mobil dengan alasan gengsi dan harga diri, dimana mereka ingin menunjukkan kepada orang ini "siapa aku". Walaupun mereka memperoleh mobil dengan cara kredit, tetapi hal itu bukan masalah karena yang terpenting adalah mereka dapat mewujudkan keinginan dan bahkan impian mereka untuk memilki mobil. Namun ada juga sebagian kecil dari masyarakat yang memiliki mobil karena trend/bahkan hobi. Mungkin hal itu kedengarannya agak aneh tapi itulah kenyataan yang ada di masyarakat akhir-akhir ini. Semakin beragamnya jenis mobil baru dengan harga yang murah yang muncul belakangan ini tentunya membuat golongan atas/elit semakin gencar memiliki mobil tersebut. Apalagi sebagian dari mereka yang mempunyai mobilitas tinggi/memiliki anak lebih dari satu tentunya membuat para orang tua memerlukan mobil lebih dari satu. Rasa antusias yang sangat tinggi dari masyarakat itulah yang semakin membuat para produsen mobil selalu berinovasi menciptakan mobil-mobil yang semakin simple dan fungsional tapi tetap terkesan elegan dan sportif. Kenyataan ini pula yang mendorong sebagian masyarakat baik dari golongan atas maupun menengah menggunakan leasing dalam pembiayaan kendaraan mereka.
Tentunya layanan ACC ini tidak hanya bisa dinikmati oleh orang-orang yang memiliki banyak uang saja tetapi masyarakat menengahpun dapat menikmatinya juga. Dengan layanan ACC ini memungkinkan uang konsumen yang semula digunakan untuk membeli motor bisa dimodifikasi sebagai uang muka untuk memiliki mobil baru maupun bekas. Sedangkan besar cicilan dan masa angsurannya bisa disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan konsumen yang bersangkutan. Semakin kecil cicilannya perbulan tentunya semakin panjang masa cicilannya. Dalam hal ini ACC mampu menyesuaikan pola kredit dengan kebutuhan konsumen sehingga pembayarannya tidak sampai memberatkan konsumen yang bersangkutan.
Dengan mottonya, "mudah syaratnya, cepat prosesnya" tentunya ACC ingin memberikan pelayanan dan kepuasan kepada para pelanggannya. Dengan uang muka yang ringan, cicilan kredit yang murah, dan bunga yang sangat terjangkau tentunya memberikan solusi yang menarik bagi konsumen yang ingin memiliki mobil. Apalagi jaringan ACC ada di seluruh Indonesia tidak hanya di kota besar tapi juga sudah merambah ke kabupaten, seperti : Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Sukabumi, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Purwokerto, Tegal, Surabaya, Malang, Kediri, Jember, Denpasar, Mataram, Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, Medan, Padang, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, dan Manado. Bahkan ACC juga bekerja sama dengan banyak dealer di Indonesia sehingga memudahkan konsumen untuk kredit mobil melalui ACC. Selain itu demi memberikan jaminan mutu kepada pelanggannya, ACC benar-benar memanjakan pelanggannya dengan berbagai kemudahan dalam membayar cicilan, baik melalui 35 cabang di 26 kota yang online yang tersebar di seluruh Indonesia, bank, maupun lewat ATM Permata, BCA, juga Danamon.
Dengan kondisi pasar yang semakin membaik tentunya berpengaruh terhadap permintaan mobil yang semakin meningkat yang berakibat pada semakin banyaknya konsumen yang menggunakan layanan ACC ini, karena dengan menggunakan layanan ini konsumen bisa mengalokasi dana yang ada untuk keperluan yang lain. Untuk mendukung hal tersebut ACC semakin meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang baik dengan para dealer, showroom rekanan, dan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek).
Tentunya dengan usianya yang semakin matang, kita mengharapkan ACC dapat terus menjaga kualitas SDM yang ada supaya senantiasa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat, baik dari golongan atas, menengah, maupun golongan bawah dengan berbagai kebijakan yang mempermudah mereka memiliki mobil.